Feri Merak-Bakauhen terbakar di tengah laut !!!
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membenarkan bahwa kapal milik PT DLB KMP ROYCE 1 sedang dalam pelayaran dari Merak, Lampung menuju Bakauhen sekitar pukul 15.45 WIB pada Sabtu (5/6).
Sekretaris Perusahaan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin menjelaskan, kapal terbakar sebelum melintasi Pulau Tempurung Merak.
"Namun saat ini api sudah padam. Rencananya KMP ROYCE 1 akan merapat dan dievakuasi ke Merak," kata Shelvy dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (5/6).
Tim BPTD, ASDP, Basarnas dan instansi terkait berkoordinasi untuk segera melakukan rehabilitasi kapal ke Merak dan evakuasi segera seluruh pengguna jasa. Feri KMP Royce 1 terbakar pada Sabtu saat berlayar di perairan Merak, Banten. Kementerian Jalan dan Ditjen Perhubungan Laut mengirimkan kapal patroli dari Satuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) TNK. 333 dan TNK. 530 milik Kantor KSOP Kelas I Banten untuk melakukan Evakuasi dan Penyelamatan Penumpang atau SAR.
“Kami menggunakan kapal patroli KNP KPLP. 333 dan KN. 530 membantu mengevakuasi penumpang dan SAR yang ada di kapal dan yang sudah berada di sekoci,” kata Direktur KPLP Rivolindo, Minggu (5/7).
Rivolindo juga mengatakan, sebelumnya Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha memerintahkan agar kapal patroli KPLP segera diturunkan dari TNK ke pangkalan PLP Kelas I di Tanjung Priok. 206 lokasi kapal terbakar untuk mengamankan kapal.
"KNP. 206 saat ini masih berada di lokasi kapal yang terbakar dan bersama kapal Basarnas mengamankan kapal yang terbakar tersebut," kata Rivolindo.
Sedangkan tim kapal patroli KPLP lainnya seperti TNK.201, TNK.204 dan TNK.205 di Bojonegara, Banten menyelenggarakan bantuan evakuasi di dermaga bersama tim terpadu lainnya seperti KSOP, TNI/Polri, Basarnas, Pelindo dan kesehatan Pemda, " kata Rivolindo. Akhir kata, Rivolindo mengapresiasi pemberitahuan cepat dari Dinas Lalu Lintas Kapal (VTS) Merak serta pejabat KPLP yang melaporkan kejadian tersebut, bertindak cepat dalam evakuasi dan menjaga keamanan kapal yang terbakar serta koordinasi yang baik dengan pihak lain. . pemangku kepentingan sehingga evakuasi berhasil tanpa masalah.
“Saya ucapkan terima kasih kepada para pejabat VTS dan KPLP yang telah bekerja dengan cepat dan baik serta atas kerjasama yang baik dengan tim evakuasi lainnya sehingga proses evakuasi dapat berjalan dengan baik,” ujar Rivolindo.
KMP Royce 1 terbakar, Jumlah penumpang sebanyak 456 orang
Ada 456 penumpang kapal ferry KMP Royce 1 yang terbakar di perairan alur penyeberangan pelabuhan Merak-Bakauhen. KMP Royce 1 menyala pada pukul 15.30 WIB pada Sabtu (5 Juni 2023).
Kepala Operasi Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Banten, Heru mengatakan, jumlah penumpang yang tercatat sebanyak 456 orang. KMP Royce 1 terbakar di perairan alur penyeberangan Merak-Bakauheun.
Peristiwa kronologis dimulai ketika truk di kapal terbakar. Sejauh ini api masih bisa dipadamkan dan jumlah penumpang 456 orang. Hasil operasi SAR I TW 0506 1534 G, tim SAR USS Merak dan ABK ABK Banten bergerak ke tempat (LKP).
Selain itu, tim SAR gabungan tiba di LKP TW 0506 1550 G dan mengevakuasi penumpang ke Platform 1 ASDP Merak. Yang ketiga TW 0505 1730 G. Proses evakuasi selesai. Secara bersamaan, pada TW 0506 keempat pada 1800 G, dilakukan pendataan seluruh penumpang ASDP Dermaga 1 Merak.
"Seluruh penumpang selamat dan dipastikan tidak ada korban jiwa, sehingga diusulkan untuk menutup Ops SAR dan memanggil kembali unit yang terlibat," ujarnya dalam keterangan tertulis yang dilansir di Meraki, Minggu (7/5/2023). dini hari .




Tidak ada komentar:
Posting Komentar